Postingan

PRAJA

Gambar
Bukan tentang siapa yang kaya, Bukan pula tentang siapa yang sempurna Melainkan tentang hati dan segenap jiwa Yang bertekad mulia Berjuang tuk wujudkan sebuah cita Menjadi seorang Praja Muda di negara tercinta. Ya Allah,  semoga Engkau berkenan memudahkan jalan atas apa yang menjadi pilihanku ini, Aamiin                                                                         Padaherang, 1 Juni 2017                                                                          Wike Widia Saepuloh Putri

Untukmu,

Hari berlalu, Aku masih teringat saat kau memilih tuk pergi Tinggalkan rasa yang mulai menepi Sampai kau tumbuhkan lagi cinta menjadi benci Entah apa yang terjadi, Kau berubah tanpa sedikitpun ku mengerti Cinta yang awal yang kau beri dengan sepenuh hati Berakhir dengan luka yang bertubi Raga ini rasanya tak mampu tuk akhiri Namun, setiap pernyataanmu sungguh sangat mengiris hati Mungkin inilah akhir dari, Kisah cinta yang pernah kita jalani Semoga hati ini ikhlaskan dirimu pergi Tanpa tersisa percikan rasa dihati Semoga saja kita takkan bertemu lagi Dalam sebuah kisah yang sungguh sangat mengiris hati Selamat tinggal, Untukmu yang pernah tersimpan didalam hati...

Sekilas Cerita di Bulan Juni

Cinta di bulan Juni.. Sekilas memandang wajahnya yang penuh binar cahaya cinta, aku pun perlahan seperti terperangkap dalam cinta yang kembali menyapa. Manis, sungguh manis awalnya. Manis katanya, manis ucapnya, manis janjinya, bahkan manis yang sering dia lontarkan pada wanita yang disayangnya .   Perlahan hari berjalan memang sungguh manis, seperti layaknya hidup penuh dengan binar cahaya cinta. Dia mampu luluhkan hati yang terluka , kembalikan senyum yang pernah terlupa, bahkan cinta yang pernah tiada. Benar memang kata orang, hati yang terluka memang mampu terlupa oleh cinta yang dirasakan tulus oleh orang yg mulai menyapa. Menyapa dalam setiap canda,tawa bahkan cerita. Ada bahagia yang terasa pada saat cinta baru hadir dengan penuh rahasia. Cinta yang kataya sempat terpendam beberapa hari,minggu bahkan bulan yg berlalu. Dia mampu bercerita seakan hidup itu harus bahagia, dia mampu memberi kenyamanan dalam chat disetiap harinya, dia mampu memberi arti dari sebuah kasih...

Kepergianmu

“ Waktu terasa semakin berlalu,tinggalkan ceritakan tentang kita. Akan tiada lagi kini tawamu tuk hapuskah semua sepi dihati.Ada cerita tentang aku dan dia dan kita bersama saat dulu kala.Ada cerita tentang masa yang indah saat kita berduka saat kita tertawa. Teringat disaat kita tertawa bersama ceritakan semua tentang kita..” Mungkin sepenggal lirik itu mengingatkanku padamu kawan. Tak terasa seminggu sudah kamu meninggalkan kami disini.Tapi rasanya hati ini belum sepenuhnnya percaya bahwa kenyataan dirimu tlah tiada.12 November, adalah mimpi buruk untukku, orang tuamu ,keluargamu, sahabatamu, kekasihmu juga orang yang menyayangimu Sekilas kubayangkan dirimu kawan.Selintas kuingat lagi kebersamaan yang pernah kita buat bersama.Tertawaan kecil yang slalu kau lakaukan,sikapmu yang lucu,tingkahmu yang kocak,kesukaanmu pada bola,juga semua tentangmu yang slalu kurindukan.Dalam lubuk hati ini belum sepenuhnya aku percaya jika sekarang kamu tlah pergi.Tadinya kusangka ini hanya mimpi...

Berlian Yang Sirna

Mata ini beralih kepadamu Sosok yang tak pernah kukenal Yang tak pernah aku sadari sebelumnya Kau berlian indah nan sempurna Menghilau dalam bola mata Bersinar menebar dalam hati Pencerah jiwa yang mati karna duri Kau bayangan terindah yang kurasa Tapi mengapa kini, Kau layaknya bayangan penuh luka tak terduga Kau hancurkan rasa yang ada Kau lukai hati yang pernah terang lagi Hingga kau padamkan lagi hati yang mulai bangkit dari duri Tak bisakah kau mengerti berlianku? Aku mengagumimu sejak awal aku melihatmu Lewat sujudmu padaNya Tapi entahlah kau tak pernah menghiraunya Mungkinkah kau hanya mimpi indahku saja? Yang mungkin takkan pernah menjadi nyata Duhai berlianku.. Haruskah aku mengikhlaskan dan menyadai? Bahwa berlian yang ku anggap indah Harus sirna oleh harapan yang pupus Namun, dalam lubuk hati ini Aku tak pernah memungkiri hati dan rasaku Bahwa aku menyayangimu Oktober..

Kesalahanku

Heningnya malam yang gelap Hamparan bintang bertaburan Dia bersinar dalam kegelapan Sedangkan Aku......... Hanya mampu termenung dalam kegelapan Hitam dilangit Sangatlah padam layaknya aku Aku terpadam saat aku ingin bertahan Aku termenung pada saat aku sudah hampir melupakan semuanya Luka lama yang pernah ada Perlahan hadir kembali Hadir dengan sangat tajamnya Selayak duri mawar hitam yang tertancap dalam Sungguh menggoreskan luka,pedih dan lebih dari sakit Tak terasa sakitnya sampai hinggap dilubuk kalbu Aku berfikir Sebegitu bencinnya kamu padaku Apa salahku? Bukankah ini takdir? Takdir dimana aku mulai mengenalmu Sampai tak terduga,aku mulai mengagumimu Bahkan menyayangimu Tapi.. Jika memang rasamu tak pernah sama Tolonglah sedikit menghargai Aku disini sebatas korban Korban dari takdir yang ada Korban atas wajah parsasmu yg menggoda Tapi, sedikit mengulang Apakah orang spertimu masih memiliki rasa mengahragai? Te...

Tragedi

Haluan ini terus berjalan Saat langkah kaki kecilku terhenti ditempat ini Aku menunduk Seakan kalbu tak lagi ada disini Hatiku mati Seakan tak dapat merasakan cinta yang seharusnya kurasakan Detak jantung yang benar-benar kasar Membuatku memilih sesuatu yang menyakitkan itu Kala pagi sang fajar menyapa Sinar silau yang memaksaku untuk bangkit atas luka dihari kemarin Kala sang fajar berganti menjadi sang putri rembulan Aku tetap terdiam terduduk menanti saat itu Aku tak menyesal atas jalan ini Aku tak pernah menyesal memasukkanmu dalam hatiku Kau menyakitiku?? Aku tetap bertahan Kau mendiamkanku?? Aku tetap berusaha untuk bergerak Kau ada disini,dihatiku Dia yang menghantuiku dengan bayangan cinta yang semu Dia yang menghampiriku dengan senyum sapa yang menghiasi setiap pagiku Dia yang ku tau bukanlah sesuatu yang kumiliki Tapi,demi apa yang kan kujalani besok Aku berterimakasih pada tuhan Yang memberiku hati untuk mencintaimu Dalam rasa sakit yang menggeliat di...